
MAGELANG - Suzanna telah berpulang. "Ratu Film Horor" itu meninggal dunia di kediamannya di Jalan Kebondalem II No.1 Magelang, Rabu (15/10) sekitar pukul 23.15 WIB, setelah lima tahun berjuang melawan penyakit diabetes yang dideritanya.
Tak banyak yang tahu terkait kabar kepergiannya. Bahkan, pemakaman yang dilakukan di pemakaman Giriloyo Magelang, Kamis (16/10), pukul 09.15 pagi tadi hanya dihadiri keluarga dekat. Tak ada wartawan, apalagi kalangan infotainment.
Menurut kuasa hukum mendiang Suzanna, Bambang Catur SH yang dihubungi usai pemakaman mengatakan pihak keluarga, memang sengaja merahasiakan wafat dan proses pemakaman kepada pihak luar terutama infotainment.
Menurut Bambang, hal tersebut adalah salah satu wasiat yang disampaikan Suzanna sebelum wafat. "Beliau juga minta agar pemakaman dilakukan secara sederhana," ujarnya.
Proses pemakaman sendiri hanya dihadiri kerabat dekat, tetangga suaminya, Clift Sangra dan Rahma (15), anak Suzanna buah pernikahannya dengan Clift.
Diceritakan Bambang, pemilik nama Suzanna Martha Frederika itu, meninggal tiba-tiba setelah sebelumnya mengalami sesak nafas. "Tekan darahnya tiba-tiba tiba drop, wajahnya pucat dan nafasnya tersengal-sengal," terang Bambang.
Melihat kondisi tersebut, pihak keluarga langsung memanggil dokter pribadi. Sayangnya, ajal lebih cepat menghampiri Suzanna. "Kita belum sempat membawanya ke rumah sakit, karena almarhum sudah keburu tak tertolong, " ujar Bambang.
Disinggung soal kehadiran Kiki Maria, anak Suzanna yang sempat terlibat perseteruan dengan Clift beberapa waktu lalu, Bambang mengaku tak melihatnya saat proses pemakaman.
Menurut Bamban, Kiki tak pernah melakukan kontak lagi dengan Suzanna maupun Clift, setelah peristiwa tersebut. Malahan, pihak keluarga mengaku hingga saat ini mereka tak mengetahui persis keberadaan Kiki. "Tapi saya tak tahu kalau Clift masih menyimpan (nomor-red) kontaknya. Hanya saja saya tak melihat selama pemakaman, " ujar Bambang.
Terhadap persoalan hukum yang sedang berjalan di pengadila, Bambang menegaskan bahwa kasus yang melibatkan Kiki dan Clift Sangra akan tetap berjalan. "Bagi kami tak ada pengaruhnya dengan meninggalnya almarhum," tegas Bambang. (kompas.com)

No comments:
Post a Comment